Jumat, 03 April 2009

Mendidik anak di rumah

Bapak ibu orang tua yang saya hormati.
Sekarang mendidik anak di rumah gampang-gampang susah, kadang bagaikan makan buah simala kama, diketati nanti dikira orang tua kolot di los nanti anak yang jadi korban pergaulan yang negatif.

Contoh-contoh mendidik anak yang kurang baik, sehingga di sekolah menjadi anak yang nakal (berdasarkan pengalaman guru)

1. Anak dididik terlalu keras.

Anak melakukan kesalahan diberi hukuman dengan disabet dengan sapu (mungkin sapu lidi), dipukul pakai tangan, pakai kaki, dan ini diperlakukan sejak kecil (SD). Akibatnya di SMP anak menjadi kebal terhadap nasehat, terhadap hukuman lagi. Sehingga di sekolah menjadi anak yang nakal, teman diremehkan dalam kekuatan fisik, maka dia berani mukul temannya, sewenang-wenang dengan teman, bahkan jadi pemimpin tapi pemimpin anak nakal yang suka berkelahi.
Karena anak menjadi frustasi, putus asa begini salah begitu salah, takut dihukum keras lagi, menjadi anak jadi semakin nekat, berani dengan orang tua, berani dengan guru di sekolah, apalagi teman sekolah.
Hal ini yang repot sebenarnya siapa, jika di sekolah ya guru, jika di rumah ya orang tua.
Anak menjadi malas belajar, suka bolos, di kelas hanya mengganggu teman cari perhatian, cenderung kurang pandai.

Utamakan mendidik anak dengan memberi pengertian, menasehati dengan pelan, tunjukkan contoh-contoh jika anak tidak memperhatikan nasehat orang tua, beri pujian jika mendapat nilai baik, beri hadiah jika ada walaupun dengan sesuatu yang ringan / murah, tapi jangan berlebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar